Kamis, 24 Mei 2012

bagian blog TV dan fungsi

Televisi zaman sekarang memang banyak modelnya dari merk yang tidak terkenal maupun merk yang sudah internasional. Tentunya semua ada mutu dan kualitas dari masing-masing merk, merk yang asal-asalan biasanya terbuat dari komponen dengan kualitas berbeda dari merek televisi internasional. Walaupun mereka terbuat dari komponen yang mempunyai nilai yang sama , komponen yang bagus mempunyai teloransi yang presisi dan ketahanan panas tentu tidak gampang rusak.
Televisi juga memerlukan perawatan misalkan kotor, debu-debu yang menempel terlalu tebal di komponen akan menjadi konduktor , pastinya antar komponen akan terjadi konsleting dan akan mengakibatkan kerusakan pada alat. Selain itu komponen juga punya usia halnya seperti mahluk hidup, semakin lama usia komponen juga dapat mengakibatkan berkurangnya nilai toleransi dari komponen.
Kerusakan yang terjadi dalam televisi biasa yang terjadi antara lain adalah mati total, gambar kelihatan garis vertical atau horizontal, warna tidak stabil (Kuning, biru atau merah tidak tampil), tidak dapat menerima siaran televisi, dll
Sebelum mencoba memperbaikinya kita harus tahu blok diagram televesi . seperti yang tertera gambar dibawah ini adalah blok diagram TV sederhana


Diagram Blok TV :
Gambar diatas adalah diagram blok sederhana, kerusakan dapat dideteksi dengan memehami diagram blok.
1. TUNER
Merupakan bagian penerima sinyal dari pemancar TV yang sebelum Tuner dipasang Antena

2. Penguat IF
Berfungsi menguatkan sinyal dari Tuner dan sekaligus berfungsi mendeteksi sinyal audio dan video

3. Audio  Amp
Penguat suara audio yang keluaarannya dapat speaker

4. Video Amp
Penguat sinyal video output nya ke tabung CRT . untuk televisi berwarna sebelum masuk ke tabung CRT terdapat PENGUAT WARNA  RGB (penguat warna merah, Hijau dan biru). CRT disini berfungsi untuk menampilkan gambar yang akirnya gambar yang telah diproses lasung dapat kita lihat langsung

5. Sinkronisasi
Pemisah sinkronisasi video ke vertical dan Horisontal

6. Vertical
Memperlebar gambar arah vertical

7. Hoisontal
Memperlebar gambar arah horizontal

8. Penguat Horisontal
Pensuplai tegangan anoda ke tabung CRT dan juga pensuplai tegangan kerangkaian yang lain

9. Power Suplly
Pensuplai semua tegangan ke rangkaian didalam diagram blok. Ini adalah bagian fital dari semua rangkaian elektronik tanpa power suplly rangkaian elektronik tidak akan aktif
Diatas adalah rangkauman  dasar dari  rangkaian televisi . dengan memahami prinsip kerja dari masing-masing blok. Kerusakan dari televisi dapat kita atasi.
Untuk anda yang sudah bisa membaca alur dari rangkaian TV silakan klik link dibawah ini. yang terdiri dari macam-macam merk dan seri
Skema rangkaian TV dapat anda lihat disini

Langkah-langkah cara memperbaiki kerusakan TV
Setelah kita lihat dan pahami dari blok diagram tv diatas maka kerusakan dapat dianalisa.  Berikut ulasan analisa sesuai blok diagram :

1.     TV dalam keadaan mati
Harus diketahui terlebih dahulu sebelum kita menganalisa, powes supply tidak langsung mensuplay semua kompenen di semua rangkaian. Yaitu dibantu oleh flyback, selain fungsi flyback untuk menaikan tegangan tinggi sebagai defleksi Horisontal ke tabung , sebagian pin dari flyback juga berfungsi sebagai powersupply. Dia akan aktip ketika tv dalam keadaan hidup normal, sedang kan dalam keadaan stanby flyback tidak aktif karena input dari defleksi horizontal belum aktip.
Ketika TV dalam keadaan mati perlu kita perhatikan  lampu indicator hidup atau mati
jika lampu indicator mati : kerusakan terjadi pada power suplly utama yaitu ada komponen rusak,  sekeringnya putus, saklar rusak ataupun kabel ada yang putus
jika lampu indicator hidup : kerusakan terjadi pada defleksi horizontal yang  tidak mengeluarkan sinyal maka  flyback tidak aktif, biasanya kerusakan terjadi pada penguat horisontalnya ataupun pada rangkaian sinkronisasi

2.    gambar TV terlihat garis horizontal atau vertical ataupun gambar menyempit
Kerusakan ini terjadi  pada bagian Sinkronisasi vertical atau horizontal biasanya ada komponen pada masing2 sinkronisasi ada yang sudah bocor atau shot

3.    Warna pada gambar tidak sempurna
Warna tidak sempurna pada gambar karena salah satu warna tidak keluar (merah hijau dan biru). Dilayar keliatan warna merah , hijau atau biru yang lebih dominan. Kerusakan ini terjadi  pada penguat warnanya biasanya transistor pada penguat tersebut ada yang suda rusak.

4.    Tv tidak dapat menangkap siaran
Kerusakan ini disebabkan pada tuner  . rusak atau sudah lemah , dicek juga mungkin conector antenna kurang nancep

5.    Suara tidak dapat keluar
Kerusakan ini terjadi pada penguat suara atau speakernya putus
Analisa kerusakan diatas adalah kerusakan yang umumnya terjadi di lapangan, jika ada kerusakan yang lain silakan forward munkin bisa kami bantu atau mungkin ada penambahan tentang informasi kerusakan TV yang lain
◄ Newer Post Older Post ►