Senin, 12 Maret 2012

mengenai box sub woofer

Menggunakan closed box atau box tanpa lubang (sealed) memang dapat suara low tapi SPL nya sayang kecil, jadi box dengan model ported slot lebih baik dari pada closed box ataupun ported dengan lubang knapot pipa biasa atau ala produk polytron.
Box untuk sub woofer
1.   Tebal triplex 12mm tidak di rekomendasi, ikut bergetar atau njeder, recomended dengan bahan papan MDF dengan ketebalan 18 - 20mm atau lebih.
2.   Total volume box seting pada nada woofer-subwoofer yang optimal sekitar (8” : 20-35 Liter, 10” : 50-55 Liter dan 12” : 100 Liter), kurang dari ini boomi, lebih dari ini bass terlalu empuk (melepes- getaran konus tanpa menghasilkan suara). Subwoofer USA banyak yang merekomendasi ukuran dengan volume seperti ini.
3.   Respon bass terbaik ada di kisaran 35-80Hz, (35-60 empuk, 70-80 jedug)
4.   Untuk kontes SPL/ deep, nada bass yang nendang, dengan volume diatas + slot port 5 liter maksimal.
Gain: Dimensi box yang besar bisa menaikkan gain pada nada rendah.
Gain woofer bisa dinaikkan dengan memperbesar volume bok,
dengan port bass reflek  5x45 cm untuk sub woofer 12"
5.   Contoh box konvensional (kotak) dengan slot port
         55-60 Lt --> 38 x 38 x 52.5 cm

Perhitungan volume box yang sederhana:
Contoh: panjang * lebar * tinggi = 50 cm * 50 cm * 60 cm
= (5*5*6) dm3 = 150 liter untuk sub 12”
volume ini include volume kayu, jika menggunakan kayu setebal 1,5-1.8 cm,
Didapat volume asli (volume dalam bok) sekitar 125 liter
kalo dalam rumus cu/ft (cubic feet) = [(Panjang x Lebar x Tinggi)/1000]/28.32

tentunya hal-hal diatas akan maksimal kalo juga didukung oleh: sumber (HU), Line (kabel2), driver (PA), speaker (sub), istalasi dan setting yang pas dan faktor lainnya.
◄ Newer Post Older Post ►