Sabtu, 21 Januari 2012

Eeprom Program


DATA IC EEPROM

Terima Kasih telah berkunjung ke blog yang sederhana ini, semua isi postingan dari blog ini adalah pengalaman servis saya sebagai seorang teknisi elektronik sebagian lagi saya copas dari pengalaman teman-teman yang lainnya, isi dari keseluruhan blog ini memang sengaja saya kumpulkan disamping berguna untuk saya pribadi begitu juga buat teman-teman agar bisa menambah wawasan kita dalam hal servis elektronik, akhir kata " SALAM SUKSES SELALU "

Programer ini menggunakan port paralel PC (LPT port) atau yang dikenal dengan printer port untuk komunikasi data, dan berjalan dibawah sistem operasi MS-DOS atau yang kompatibel, sehingga untuk dapat menjalankan programer ini hanya membutuhkan komputer dengan spesifikasi yang yang sangat rendah, bahkan komputer jaman dahulu kala semisal i386 mampu menjalankannya dengan sempurna. Dan karena berjalan dibawah DOS, sehingga hampir semua versi Windows dapat menjalankannya. (catatan : meskipun disebutkan pada situs aslinya www.sbproject.com bahwa Windows XP juga dapat menjalankan programer ini, tetapi kami melihat bahwa program ini tidak berjalan pada versi windows XP dan sesudahnya).
Image file hasil baca dari programer ini secara default memiliki ekstensi .Eep (tetapi anda boleh merubahnya sesuka anda), disimpan dalam kode biner, dan tanpa menambahkan data apapun selain hanya data yang dibaca dari Eeprom, sehingga file image hasil programer ini tidak masalah jika digunakan oleh programer lain.


Menjalankan Programmer

Programer ini beroperasi sebagai program DOS command line interpreter. Artinya bahwa sebelum menjalankan programer ini, anda harus menjalankan dulu program DOS dan telah siap menerima perintah selanjutnya atau dikenal dengan istilah "DOS prompt", kemudian diikuti oleh perintah dengan satu atau lebih parameter, yang kemudian programer ini akan memeriksa parameter-parameter tersebut, menyelesaikan tugasnya dan kembali ke DOS prompt.
Karena menggunakan baris perintah yang harus diketik manual (command line interpreter), sehingga ini menjadi kelemahan terbesar programer ini, karena menjadi tidak ramah pengguna (user friendly), bandingkan dengan programer yang berjalan dibawah Windows yang cukup mengklik icon-icon dengan mouse untuk menjalankannya. Sehingga, untuk menjalankan programer ini, anda harus terbiasa dengan perintah-perintah MS-DOS. Tapi tidak ada salahnya menjadi akrab dengan MS-DOS, karena hal tersebut akan memperkaya pengetahuan anda terhadap dunia komputer.
Sintaks umum untuk program ini adalah:
EEPROM perintah [namafile]
Baris perintah ini harus diketik di belakang DOS prompt. Parameter Perintah harus selalu diberikan, dan biasanya terdiri dari hanya satu karakter. Lebih banyak karakter yang diperbolehkan tetapi akan diabaikan sampai spasi berikutnya atau akhir baris. Nama file Parameter opsional , tergantung pada perintah yang diberikan.
Nama file dapat terdiri dari huruf drive, nama path, nama file dan ekstensi. Jika huruf drive dan / atau nama path dihilangkan, maka program akan merujuk pada drive dan / atau path yang digunakan saat itu, dan jika ekstensi dihilangkan, salah satu dari 3 ekstensi standar otomatis digunakan. Ekstensi default-nya adalah:
  • .Eep untuk I²C bus
  • .OS5 untuk OSCAR5 card
  • .NVM untuk IM-bus IC
Ketika anda ingin membaca isi EEPROM, program akan memeriksa apakah file output sudah ada sebelum diciptakan dan ditulis. Jika file sudah ada, program memperingatkan pengguna dan bertanya apakah file tersebut dapat ditimpa.
Membaca EEPROM
eeprom r [drive:] [path \] namafile [.ext]
Huruf r ( r ; berarti read) memerintahkan programer untuk membaca isi EEPROM dan meng-copy isinya ke file dengan nama namafile. Nama file ini mungkin akan didahului oleh huruf drive dan / atau path. ekstensi juga opsional.
Jika sebuah file dengan nama yang sama sudah ada, maka programer akan memperingatkan pengguna dan meminta persetujuan untuk menimpanya atau tidak, jika pengguna memilih melanjutkan, isi asli file akan hilang dan akan diganti dengan isi EEPROM saat ini.
Menulisi EEPROM
eeprom w [drive:] [path \] namafile [.ext]
Huruf w ( w ; berarti write) memerintahkan programer untuk menulis isi sebuah file biner ke EEPROM. Nama file dapat didahului dengan huruf drive dan / atau path. Ekstensi juga opsional.
Programer akan memperingatkan pengguna jika ukuran EEPROM tidak sesuai dengan ukuran file, tetapi jika tetap dilanjutkan. Bagian pertama dari EEPROM diisi jika ukuran file lebih pendek dari ukuran EEPROM. Bagian pertama dari file tersebut diprogram ke EEPROM jika ukuran file lebih kecil dari EEPROM, artinya anda diizinkan menulisi EEPROM dengan file yang lebih kecil dari ukuran EEPROM, seperti misalnya sebuah file hasil copy dari Eeprom 24c04 boleh ditulis pada Eeprom 24c08.
Eeprom tidak harus kosong sebelum penulisan, karena apapun yang ada didalam Eeprom akan ditimpa tanpa peringatan terlebih dahulu, jadi hati-hatilah saat anda menulis perintah, jangan sampai mestinya anda mau meng-copy ternyata salah perintah jadi menulisi isi Eeprom.
Verifikasi EEPROM
eeprom v [drive:] [path \] filename [.ext]
Huruf v ( v ; berarti verify) memerintahkan programer untuk memverifikasi isi EEPROM. Isi dari EEPROM dibandingkan dengan isi dari file biner. Pada akhir jumlah perbedaan ditampilkan.
Sekali lagi huruf drive, path dan ekstensi adalah opsional.
Sebuah peringatan akan ditampilkan bila EEPROM ukuran file dan ukuran yang berbeda. Tetapi, ini dapat disebabkan oleh jenis IC yang salah atau oleh IC yang berpura-pura memiliki memori lebih besar daripada yang sebenarnya dimiliki.
Menghapus EEPROM
eeprom e
Huruf e ( e ; berarti erase) memerintahkan programer untuk menghapus isi EEPROM. Sebuah EEPROM dikatakan kosong jika semua alamat dalam Eeprom berisi data FF (atau 1 dalam biner) sehingga saat anda memberi perintah hapus, maka programer akan menulisi EEPROM dengan data FF. Perintah ini tidak memerlukan file untuk mengetahui apa yang harus ditulis ke EEPROM.
Peringatan : EEPROM akan dihapus tanpa peringatan apapun!

Menjalankan Programer dengan file *.BAT 

Agar tidak kesulitan menjalankan programer ini dengan cara mengetik secara manual perintahnya, kami telah membuatkan beberapa file *.bat yang berfungsi sebagai "short-cut perintah" pada software EEPROM (programer) ini. File-file *.bat tersebut telah kami kemas bersama software EEPROM dalam sebuah file kompresi auto extractor Sbep_Install.exe yang bisa anda download dari menu download software. Sebelum anda dapat menjalanka file-file *.bat-nya, anda harus meng-install-nya terlebih dahulu kedalam komputer anda. Caranya : Download file installer Sbep_Install.exe dan simpan ke drive C: komputer, lalu klik ganda file Sbep_Install.exe tersebut. Saat muncul jendela konfirmasi peng-install-an, cukup klik tombol Install dan tunggu hingga proses install selesai (yang sebenarnya hanyalah proses meng-extract file saja), maka anda akan mendapati sebuah folder dengan nama Sbep di drive C: komputer anda (lihat gambar disamping), buka folder tersebut dan pastikan didalam folder Sbep ini berisi file-file antara lain : EEPROM, Baca, Tulis dan Hapus. Dan untuk menjalankannya cukup klik ganda file Baca, Tulis atau Hapus tersebut.
  • Untuk menghapus Eeprom, klik ganda file Hapus
  • Untuk membaca Eeprom, klik ganda file Baca
  • Dan untuk menulis, klik ganda file Tulis
Hasil baca eeprom dengan menggunakan file bat ( dengan mengklik ganda file Baca) akan selalu disimpan dengan nama file MyTV.eep, sehingga anda harus mengganti secara manual (me-rename) file MyTV.eep tersebut jika ingin disimpan dengan nama lain yang diinginkan, misalnya dengan nama yang sesuai dengan model dan merek televisinya agar mudah dalam mengidentifikasi, Contoh diganti dengan nama Sharp_14R20.eep
Saat anda mengklik ganda file Tulis.bat, yang berarti memberi perintah menulis pada programer, maka file dengan nama file MyTV.eep harus sudah ada, karena jika tidak maka akan ada peringatan "File not found", ini artinya jika file yang akan ditulis ke eeprom sebelumnya misalnya bernama Sharp_14R20.eep maka harus di rubah dahulu namanya (di rename) menjadi MyTv.eep.

Antarmuka
Antarmuka dari programer ini sangat sederhana, hanya memerlukan 10 resistor, sebuah IC 7805, 2 buah elco kecil, sebuah dioda IN4148, sebuah soket ic 8 pin (8DIP) atau ZIF socket (tapi ini berharga mahal), konektor DB25 laki-laki, beberapa centi kabel, dan PCB yang sesuai, atau PCB lubang IC sudah mencukupi karena tidak terlalu rumit dalam penyambungan.
Sekematik dari antarmuka yang ditunjukkan disini telah disederhanakan hanya untuk digunakan pada fungsi pemrograman I²C Bus saja ( keluarga 24xxxx , dan SDAxxxx).


Antarmuka ini membutuhkan sumber daya 5 volt eksternal, tetapi karena anda akan kesulitan mencari baterai 5 volt dipasaran, sehingga dipilih baterai 9v (tipe 6F22) yang distabilkan dengan IC regulator 7805 dan di-haluskan oleh kedua elco kecil sehingga didapat tegangan catu sebesar 5 volt. Sebuah LED dan tahanannya ditambahkan sebagai penanda bahwa catu daya sedang terhubung, dan ini bersifat optional.
Kawat jumper kecil yang menghubungkan output-ID ke input-ID (pin7 ke pin 10) dari LPT port ditambahkan untuk memberi tanda pada program guna mengenali antarmuka, sehingga jika antarmuka tidak sedang terhubung pada LPT port, program akan memberi peringatan "Programming tool not found"

Sumber dari http://beteve.com
◄ Newer Post Older Post ►