Kamis, 24 November 2011

Masalah Start Up Bootable Windows dengan Flash Disk

Melengkapi artikel tentang bootable windows XP dengan Flash Disk sebelumnya, ternyata, ketika final instalasi dan setting pada bios di kembalikan seperti semula, pada saat proses menuju start up windows, muncul 3 pilihan menu untuk mengakses windows seperti gambar di bawah ini.
Secara pribadi, Problem ini cukup mengganggu, kaya’ ada yang kurang beres pada windows nya :D .  Nah, Untuk menghilangkan ketidaknormalan ini :D Supaya Windowsnya berjalan dengan normal tanpa memunculkan pertanyaan seperti gambar diatas, Cukup dengan mengedit file boot.ini pada System Properties My Computer. Caranya, klik menu start, klik kanan My Computer, lalu klik properties, pada jendela system properties seperti gambar dibawah, klik tab Advanced. Pada menu “StartUp and Recovery” klik Settings.
Berikutnya, akan tampil menu ‘Startup and Recovery”  seperti gambar dibawah ini. Klik tombol Edit, dan akan muncul jendela notepad “boot.ini”.
Default tulisan dan isi dari file boot.ini pada editor notepad diatas adalah :
[Boot Loader]
timeout=30
Default=multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)WINDOWS /usepmtimer
[Operating Systems]
multi(0)disk(0)rdisk(0)partition(1)WINDOWS=”Microsoft Windows XP Professional” /noexecute=optin /fastdetect /usepmtimer
multi(0)disk(0)rdisk(1)partition(1)WINDOWS=”USB Repair NOT to Start Microsoft Windows XP Professional” /noexecute=optin /fastdetect
Silahkan Hapus tulisan yang berwarna merah, bila perlu, untuk mempercepat sedikit proses booting windows, silahkan set angka 30 pada timeout menjadi 0. Jangan lupa di save, kemudian restart PC anda. Mudahan bisa bejalan dengan normal.
Satu lagi Problem dan ke tidak normalan dari instalasi windows XP dengan menggunakan Flash Disk ini, terletak pada folder optionnya. Setelah proses instalasi selesai, file dan folder yang di hidden akan ditampilkan, bertolak belakang dengan proses instalasi yang dijalankan dengan CD setup Windows yang menghidden folder systemnya setelah instalasi. Ya,, tinggal di sesuiakan, tergantung dengan selera masing-masing. Kalau selera saya untuk set folder option nya seperti di bawah, sesuai settingan standar.
◄ Newer Post Older Post ►