Rabu, 28 September 2011

Pemancar 80 Meter


Sebelum aku mengenal situs blog atau ber facebook ria aku sudah sering menjalankan hobyku membuat prangkat elektronik. Diawali sejakduduk bangku SMP pada saat itu aku hanya membuat peralatan elektronik sederhana semisal lampu flip flop, suara burung, atau sirine.
Pada waktu duduk di bangku SMA teman dekat rumah mengajak untuk bergabung untuk ikut di komunikasi radio dengan pemancar 100 meter atau 80 Meter Band. Untuk membuat pesawat pemancar tersebut memang sulit karena aku belum pernah kenal tabung – tabung yang di gunakan untuk pesawat pemancar tersebut.
Dan kawanku menyarankan untuk membuat pesawat ini tak perlu menggunakan tabung memakai transistorpun jadi dan beliau yg memberi skemanya. Hal hasil eksperimen membuatnya gagal karena tak cukup pengetahuan tentang pesawat ini dan aku tanyakan kepada teman kawanku tadi tapi memberi jawabannya mengecewakan dan aku harus ber eksperimen sendiri lagi.
Hal hasil eksperimenku cukup baik, pernah ku coba pesawatku untuk ngebreak ke luar kota ternyata mampu dan gak kalah dengan pemacar jadul yang menggunakan tabung yang cukup mengerikan besar2 panas dan tengangannya tinggi.
Situs blog yg membahas tentang pesawat transistor (ditempatku dinamakan tranjidor namanya mirip alat musik betawi) dan tabung ada di http://jakatriyana.blogdetik.com/index.php/info-listrik-2/80-meter-band/ tapi disini belum cukup keterangan. Maka di blog ini aku akan beritahu bagaimana oscilatornya, trasistornya yang baik untuk pesawat ini dan berapa ampere travo power suplay yang harus diberikan untuk pesawat ini.
Dibawah ini adalah skema pesawat pemacar 80 meter band atau cepean atau juga trajidor yg pernah kucoba dan dapat menyalakan lampu TL 20 watt apabila didekatkan ke antenna dengan cukup terang.
 Oscilator pemancar ini menggunakan TR C 828/829 untuk transistor ini tak banyak pengaruhnya walaupun TR ini tidak asli.
Bufer menggunakan TR C 1162 yang ini perlu di ingat apabila menggunakan transistor yg palsu atau tidak cocok maka perakitan selanjutnya sudah dinilai gagal, kenapa gagal ? ini pertanyaan bagus, gagal karena tenaga selanjutnya akan lemah inilah pendorong awal yg baik. Untuk memilih transistor ini yg baik ialah dengan melihat tulisan C 1162 di body transistor buat yg asli tulisan agak hijau dan sulit terlihat dan yg palsu alias aspal tulisannya terang dan berwarna perak.

PEMANCAR PNP FINAL SA 671

VARCO LOGAM UNTUK TX 80 METER
Bila varco final yg tentunya memakai bahan logam sulit di dapatkan di kotamu kamu bisa kreasikan sendiri dengan menggunakan lempengan tembaga atau almunium dan tata cara perakitannya bisa di lihat di

SPUL OSCILATOR UNTUK 80 METER BAND
ELCO (ELEKTROLIT CONDESANTOR)
Untuk Elco pada pemancar Transistor harus ber uF atau mikro farat yg besar untuk meredam suara AC pada waktu memancar


Loading Coil pada final TX 80 Mtr
Driver dan final bisa menggunakan TR D 313 untuk Driver cukup satu transistor dan Final menggunakan dua transistor yang kaki2nya di sambung antara B ke B dan C ke C serta E ke E atau 1 buah Transistor D 718 untuk menggunakan TR SD 718 ini tegangannya max 13,5 V tapi kalau menggunakan 2 bh TR SD 313 tegangan Max bisa mencapai 18 volt. Untuk memilih transitor yg baik kamu bisa lihat dari seri transitor tersebut untuk yang asli dan baik untuk pemancar tulisan berwarna hijau atau buram dan hurupnya tidak tebal, untuk yg tidak dapat digunakan untuk pesawat alias aspal tulisannya jelas warna perak hurufnya tebal dan bila kita lihat di luar ruangan menghadap matahari terlihat banyak goresan bekas amplas, dan untuk transistor yg asli atau dapat digunakan untuk TX permukaannya licin mengkilap dengan hurup agak hijau dan agak buram. Kalau masih kesulitan tinggal menanyaka ke penjualnya untuk meminta yg asli biasanya harganya ada beda sedikit untuk yg kurang bagus sekitar Rp 2.500,- untuk yg asli harganya berkisar Rp.5.000,- jadi terhitung masih murah.

Untuk travo suplay 3Ampere – 15 Ampere untuk hasil yg maksimal sebaiknya menggunakan travo di atas 3 Ampere.

Untuk modulasi (amplifier) menggunaka mikrofon condenser mic dan diberi pre amp condeser (ukurannya juga kecil terdiri satu atau dua transistor kecil saja) karena tanpa ini condenser yg ukurannya yg cuma se ujung jari tidak berfungsi, condeser mic ini sangat baik dan sensitif dengan suara2 kecil sekalipun jadi kita tidak capek2 berteriak di depan mic. Untuk tempatnya kamu bisa menggunakan bekas mic atau sock sambunga paralon atau terserah kamu untuk mengkreasikannya.
Bagian ground (-) di hubungkan ketanah dengan kabel dan dihubungkan pipa besi yg di tanam di tanah gunanya untuk menambah sinyal, mengurangi suara AC dari adaptor dan keamanan terhadap petir. Untuk menambah sinyal keluar RFC 300 MA di ganti dengan gulungan email 60 lilit kawat 0.5 mm inti ferit.

ANTENA LONGWIRE :

Untuk penerimanya (radio) bisa kamu rellay jadi sewaktu pemancar on radio of dan sewaktu pemancar of radio on menghidari feedback modulasi.
◄ Newer Post Older Post ►