Senin, 22 Agustus 2011

Netbook harddisknya "hilang"

Ternyata netbookpun bisa mengalami masalah harddisk "hilang", bukan karena dicuri ataupun minggat, tapi karena proses perlakuan pengguna. Hal ini pernah beberapa kali saya alami walau itu netbook masih relatif baru dan dalam masa garansi.

Suatu hari saya mau membuka netbook untuk melihat skema dan datasheet, tapi alangkah terpukulnya saya waktu itu karena saat netbook dihidupkan hanya muncul "Operating system not found". Saya ulang-ulang menyalakannya tetap saja begitu. Lalu saya cek BIOS dengan menekan F2 saat booting, hah!!, ternyata tak ada harddisk di sana. Waduh, harddisknya mati nih, padahal ada berpuluh-puluh GB data penting di sana. Mampus aku maak!!!

Masih untung saya punya sebuah liveusb, yaitu flashdisk yang berisi sistem operasi linux yang dapat boot dan berjalan dari USB. Dengan benda itu saya dapat menggunakan netbook untuk berbagai keperluan penggunaan komputer, dari aplikasi perkantoran, multimedia hingga internet dapat dijalankan dari situ. Tapi saat mau mengakses data yang ada di harddisk netbook tersebut sama sekali tak ada harddisk terdeteksi.

Ternyata solusinya mudah saja, setelah hampir tiga hari "kehilangan harddisk" lantas timbullah ide coba-coba, netbook tersebut saya 'dedeg' dengan tangan, maksudnya netbook (dalam keadaan mati) dipegang tangan kiri dengan posisi miring, lalu bagian tepi yang di bawah di'dedeg' (=disodok?) dengan telapak tangan kanan sehingga terguncang. Setelah itu dinyalakan, wow, ternyata netbooknya normal lagi. O ya, pernah yang kedua kalinya saya men'dedeg' netbooknya agak keterlaluan ternyata malah berakibat sebagian datanya jadi error, jadi 'non-contiguous' sehingga mesti discan dulu, bahkan ada yang terpaksa harus dihapus.
◄ Newer Post Older Post ►