Minggu, 03 Juli 2011

Cara masang penghemat BBM


Air untuk Bahan Bakar
Banyak sekali artikel yang membahas tentang bahan bakar air, di negara-negara maju, di Amerika ataupun di Eropa, orang ramai membicarakan masalah ini, tetapi dari ratusan, atau bahkan mungkin ribuan artikel yang terutama berisi tentang menggunakan air sebagai tambahan bahan bakar mobil, tak satupun yang membahas bagaimana cara kerjanya. Kebanyakan artikel hanya mengatakan bahwa itu mudah dilakukan, tidak berbahaya, ramah lingkungan, sangat efisien, murah dan seterusnya.
Berikut ini disajikan gambaran yang lebih jelas, walau tidak tuntas mengenai teknologinya, yang diterjemahkan dari situs water4gas (http://www.the-car-hub.co.uk). Sudah banyak orang yang menggunakannya dan mereka merasa sangat puas.
Bagaimana cara kerjanya?
Sangat sederhana. Tidak perlu merubah mesin atau komputer mobil Anda. Sebuah wadah berukuran kira-kira satu liter, biasanya terbuat dari kaca, tapi bisa juga dari logam atau plastik, diletakkan di suatu tempat di bawah kap mobil. Isi wadah itu dengan air suling (destilasi), dan sebuah elektrolit (yang menghasilkan arus listrik) alat rumah tangga yang murah. Perangkat ini akan menjadi vakum dan memperoleh arus listrik 12 volt yang berasal dari mesin, dan menghasilkan gas HHO (hidrogen+oksigen).
Kemudian gas HHO dialirkan ke asupan manifold mesin atau karburator seperti yang nampak pada diagram di bawah ini. Rancangannya sangat sederhanya, efektif dan aman. Tak perlu khawatir, Anda bisa memperoleh instruksi dan diagram lengkap yang jelas dan sangat mudah. Hanya dibutuhkan beberapa menit merangkainya.

Cara merangkai aliran Hidrogen-Oksigen ke mesin
Rangkaian listriknya juga sangat mudah – kami menghilangkan penggunaan relay atau kerumitan lainnya. Alat ini dihubungkan dengan arus 12 volt yang berasal dari aki melalui kunci starter. Untuk menghindari produksi hidrogen ketika mesin tidak dinyalakan. Alat ini dilindungi oleh sekring dan sangat sedikit meneggunakan listrik, hanya 1-3 amper saja! Hanya dibutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk merangkainya.

Rangkaian listrik untuk catu hidrogen sesuai kebutuhan
Karena disainnya yang unik, spiral stainless steel, bukannya lempeng besi, alat ini menghasilkan gas HHO hanya dengan menggunakan sedikit listrik dari aki Anda (bandingkan teknologi terdahulu yang menggunakan lempeng anti karat). Spiral menghasilkan daya magnit yang akan membantu mengurai air menjadi Hidrogen/Oksigen, dan sangat mudah dibuat sendiri.
Diesel dan Diesel Turbo
Menurut pendapat kami, instalasi diesel lebih sederhana! Bahkan bila Anda memiliki charger turbo, telah banyak diterima umpan balik tentang sukses besar yang membuktikan betapa sederhananya menangani diesel turbo baik pada mobil maupun truk.
Hubungkan selang HHO di antara filter udara dan manifold asupan (intake manifold) sebelum turbo, seperti yang dapat dilihat di bawah ini:

Instalasi pada diesel sangat sederhana

Instalasi Diesel
Di bawah ini akan Anda lihat kisah sukses diesel baru-baru ini, kedua-duanya melakukan instalasi sederhana seperi di atas. Satu-satunya perbedaan adalah orang dari Italia ini menggunakan satu sel (untuk mesin diesel kecil), dan yang dari Amerika menggunakan enam rangkaian alat pada mesin dieselnya yang besar:

ITALIA:
Hemat bahan bakar lebih dari77%,
- Untuk Volkswagen Bora dengan Turbo Diesel 1,9 liter, dengan menggunakan sebuah sel saja.
“Untuk Bora 1,9 TDI saya dulu 25,9 liter / 296 kilometer, sekarang 15,5 liter / 313 kilometer.
Giorgio Rossi
water4diesel

AMERIKA:
Hemat bahan bakar lebih dari 26%.
-Truk Rig Diesel Besar menggunakan 6 sel.
Truk: Carter Blankenship III dari Tenessee, Amerika, telah meningkatkan penghematan bahan bakar kira-kira 26% dengan menggunakan rancangan multi sel (6 sel) pada truk 18 rodanya.
Itu merupakan pencapaian yang luar biasa untuk sebuah truk besar! Tak terpikirkan sebelumnya dengan truk sebesar itu kita bisa menghemat lebih dari 15%!!
◄ Newer Post Older Post ►