Rabu, 01 Juni 2011

Mengganti trafo flyback TV Digitec Sumo

Sebuah TV Digitec Sumo 14' yang saya tangani hari kemarin mengalami kerusakan bagian trafo flybacknya, body trafo tersebut nampak pecah dengan bercak-bercak hangus. Jalan keluarnya ganti flyback. Serinya FCK 14A006. Data pinnya dari kiri ke kanan searah jarum jam dilihat dari bawah : ABL, NC, GND, 180V, 16V, HEATER, 24V, ABL, B+, C.

Tidak sulit mendapatkan gantinya di toko, mengganti flyback TV Digitec Sumo juga bukan hal istimewa, tetapi yang menarik untuk ditulis adalah liku-liku pengalamannya, "begini lho kalau yang buat ngganti tidak ori", kira-kira begitu uneg-unegnya. Umumnya yang tersedia di toko adalah trafo flyback yang tidak original, karenanya diperlukan keahlian tersendiri. Dari toko ke toko walau sama-sama stok ada, barangnya merknya sama, tapi harganya ternyata sangat bervariasi. Selisih harga tidak hanya dalam ribuan tapi juga dalam puluhan ribu, heran juga saya, di kota saya, antara toko yang pasang harga termurah dengan yang termahal ternyata bisa selisih Rp 17.500, bisa buat beli bakso berapa mangkok coba?.


Setelah membeli trafo flybacknya tidak lupa beli pula komponen pendukungnya. Sejauh pengalaman saya, mengganti trafo flyback dengan yang tidak original selalu membawa dampak kelainan, karenanya langsung saja antisipasi, beli juga R 10 ohm 2 watt, R 3,9 ohm 2 watt, C 334/250V dan C 824/250V. Untuk yang terakhir ini ( 824/250V ) di daerah saya agak susah, yang mendekati tapi mudah adalah C 105/400V.

Setelah FBT baru tsb dipasang sabar dulu jangan langsung dinyalakan, lepaskan dulu socket CRT, dan lepas pula solderan B+ IC vertikal dan dikasih beban R kira-kira 1K-15K, lalu teliti lagi apakah semua oke. Setelah yakin baru TV dinyalakan dengan kondisi socket CRT terlepas tersebut. Kemudian ukur tegangan yang keluar dari FBTnya, keluaran Heater berapa dan untuk vertikal berapa. Jika sesuai ketentuan berarti aman, tetapi biasanya yang saya alami adalah tidak normal. Untuk heater biasanya normal sekitar 6V AC, jika kebesaran R heaternya diganti yang lebih besar (pakai 3,3 ohm 2 watt tadi). Untuk vertikal kebanyakan tegangannya terlalu tinggi hingga sekitar 30V, karena itu ganti R antara FBT dengan diode rectifiernya, yang semula 0,56 ohm 1/2 watt diganti dengan 10 ohm 2 watt tadi, tetapi jika tegangan vertikalnya kurang tinggi maka pasang saja beberapa lilitan kabel di ferit FBT dan ujungnya solderkan ke tempat R tersebut.

Jika kedua hal ini sudah beres baru socket PCB CRT dipasang dan IC vertikal disolder lagi. Lalu dicoba, apa langsung bagus? Biasanya belum, seringkali gambar menjadi kebesaran, kiri kanan ada bagian yang 'mingslep'. Di situlah peran kapasitor 105/400V tadi, kapasitor yoke yang biasanya berukuran 560n/250V diganti dengan yang lebih besar agar gambarnya mengecil. Sebaliknya jika setelah ganti FBT malah layar jadi kurang penuh maka C 560n/250V tersebut diganti dengan yang lebih kecil, misalnya 334/250V.

Kurang lebih begitulah liku-liku masalah penggantian flyback TV.
◄ Newer Post Older Post ►