Selasa, 17 Mei 2011

Universal Nicad Carger

Rangkaian di bawah ini berguna untuk mengisi baterai Nicad yang kita punya , rangkaian nya hanya sederhana saja dan biaya pembuatanya juga murah dan komponennya mudah  didapatkan . Dalam pengisian baterai yang diperlukan adalah arus yang konstan . Kenapa kita perlu arus yang konstan ? Jawab saja ini demi keamanan baterai atau akinya itu sendiri. Kita tidak dapat melihat dari luar bila baterai atau aki nicad sudah penuh , untungnya kita dapat menghitung kemampuan aki atau baterai yang dinyatakan dalam Ampere per jam ( Ah ) . Bilangan ini menyatakan berapa lama aki / baterai mampu mengeluarkan arus konstan tertentu . Kita misalkan Aki punya kapasitas 5 Ah , ini artinya ( secara teori ) bahwa aki ini selama 5 jam mampu mengeluarkan arus 1 Ampere , atau selama sepuluh jam tapi dengan arus ½  Ampere. Hasil kali ( A ) Arus dan ( h ) Waktu haruslah selalu 5 ( dalam contoh ini ) , dan dalam batas batas tertentu : arus pembuangan tidak dapat dengan seenaknya di naikkan kalau waktu di pendekkan ! . Untuk mengambil 5 Ah dari Aki (dalam contoh) maka sebelumya aki itu perlu menyimpan ;  apa yang berlaku bagi pembuangan belaku pula pada pengisian . Jadi dapat kita katakan : kalau mengisi aki 5 Ah selama 5 jam diperlukan arus 1 Amper  kalau sebelumnya aki benar benar kosong . Pada dasar nya ini memang benar namun pada nicad yang peka ini akan jauh lebih baik kalau kuat arus pengisian adalah sebesar seper sepuluh dari banyak nya Ah . Dalam contoh kita ini berarti ; mengisi aki / baterai dengan arus 500 mA selama paling tidak 10 jam ( dalam praktek nya diperlukan waktu 20 % lebih lama . Jadi waktunya kira kira 12 jam dan aki pun dapat di lepaskan dari pengisian . Ada yang bertanya Apakah arus pengisian itu tidak dengan sendirinya Konstan ? . Tidak ! . Semakin penuh Aki arus pengisian menjadi semakin kecil ini membuat waktu pengisian menjadi bertambah lama .

Dalam rangkaian ini kita akan dapatkan output arus yang berbeda beda yaitu : 22 mA , 50 mA, 100 mA , dan 500 mA . ini sudah mencukupi untuk berbagai jenis aki. Rangkaian ini dapat di gunakan untuk mengisi beberapa  aki / baterai  secara berderet asalkan tidak memerlukan waktu yang berlainan ( sebagai akibat dari besarnya arus buang yang telah di alami ) , misalnya aki yang berasal dari satu peralatan tidak akan menimbulkan masalah.

Apa yang terjadi dalam pengisian berlebih.

Pengisian berlebih dapat di sebabkan oleh beberapa hal :

1.    Waktu isi yang terlalu lama .
2.    Arus pengisian yang terlalu besar.

Untuk kemungkinan pertama kita tidak perlu cemaskan , selama arus pengisian tidak melebihi dari sepersepuluh dari kapasitas baterai. Jangan kawatir aki / baterai tidak akan bertambah penuh dan lebih penuh lagi , hal ini tidak mungkin terjadi , baterai / aki pun tidak akan menjadi rusak , paling paling sedikit panas.

Untuk kemungkinan kedua ini akan berakibat serius pada baterai / aki. Karena ada harga arus pengisian maksimum  yang tidak boleh di lewati yaitu adalah sepertiga dari bilangan Ah dari baterai / aki tersebut. Kalau hal ini terjadi maka dalam waktu sebentar saja akan timbul gas dalam aki / baterai yang diakibatkan oleh pembuangan muatan elektrolit dalam cairan sel . Gas ini keluar lewat pentil pengaman ( untung saja aki tidak  meledak ).  Dan akibatnya aki pun menjadi kering dan tidak dapat di gunakan lagi.



Daftar komponen :

R1 = 470 ohm ½ w
R2 = 150 ohm ½ w
R3 = 68 ohm ½ w
R4 = 12 ohm / 5w
C1 = 1000 uf / 40 v
C2, C3, C4 ,C5 = 330 nf
D1 = Penyearah .( 4 X 1N4001)
D2, D4, D6 , D8 = Led Merah
D3, D5, D7, D9  = 1N4001 
IC1 sd IC 4 =  7805 ( pakai heatsink )
T1 = TRAFO 18 V 1 amper
Fuse = 100 mA
Sw = Sakelar.
Output IC1 = 22 mA, IC2 = 50 mA, IC3 = 100 mA, IC4 = 500mA.
◄ Newer Post Older Post ►