Sabtu, 23 April 2011

MEMORI Pada Sistem Minimum - (Microprocessor/Microcontroller)


IC memori adalah IC yang berfungsi untuk menyimpan data.
Ada dua macam IC memori yang dipergunakan dalam sistem minimum yaitu RAM (random acces memory) dan ROM (read only memory).

RAM hanya dapat menyimpan data yang diisikan kedalamnya pada saat masih mendapat tegangan catu, data akan terhapus dengan sendirinya bila tegangan catu diputuskan dalam sistem minimum RAM berfungsi sebagai penampung data sementara saat pengolahan berlangsung


ROM dapat menyimpan data yang diisikan kedalamnya meskipun tegangan catu sudah diputuskan ada beberapa jenis ROM yaitu:

ROM : Dijual dalam keadaan sudah terisi program pemakainya tidak dapat 
menghapus ataupun mengubah isinya.

PROM : Dijual dalam keadaan kosong, pemakainya dapat mengisinya sekali 
namun setelah itu tidak dapat lagi diubah ataupun dihapus isinya

EPROM : Dijual dalam keadaan kosong, pemakainya dapat mengisinya dan dapat 
pula menghapus isinya dan mengisinya kembali. Penghapusan data 
dilakukan dengan menyinari jendela kristal (di atas IC) dengan sinar 
ultra violet (15 s/d 30 menit)

EEPROM : Dijual dalam keadaan kosong, pemakainya dapat mengisinya dan dapat 
pula menghapus isinya dan mengisinya kembali. Penghapusan data 
dilakukan dengan memberikan tegangan yang sedikit lebih besar dari 
Vcc IC pada pin hapus (umumnya 1,5 X Vcc s/d 2,5 X Vcc)


catatan:
ROM = read only memory
PROM = programmable read only memory
EPROM = erasable programmable read only memory
EEPROM = electrically erasable programmable read only memory

Fungsi ROM pada sistem minimum adalah untuk menyimpan program pengendali fungsi IC.
ROM tidak diperlukan apabila sudah terdapat ROM internal didalam Mikroprosesor itu sendiri. Atau bila kapasitas penyimpanan program sudah memadai.

Pin-pin penting pada memori:
Vcc & Ground : Tempat masuknya tegangan pencatu bagi IC
Address input : Tempat masuknya tegangan yang kombinasi binernya menunjukkan posisi wadah/tempat penyimpanan yang sedang terhubung ke output/input data
Data input/output : Tempat keluar/masuknya tegangan yang kombinasi binernya menunjukkan isi data yang diambil/diisikan dari wadah/tempat penyimpanan.
ChIp selector input : Tempat masuknya tegangan yang menentukan IC aktif/non-aktif. 
Write enable input : Tempat masuknya tegangan yang menentukan IC dapat/tidak-dapat menyimpan data yang diisikan ke dalam wadah/tempat penyimpanan.
Read enable / output enable input : Tempat masuknya tegangan yang menentukan IC dapat/tidak-dapat mengeluarkan data yang ada pada wadah/tempat penyimpanannya.
Vpp : Hanya ada pada PROM/EPROM/EEPROM, tempat masuknya tegangan yang harus diberikan pada saat pemrograman. Umumnya tegangan ini 1,5Vcc s/d 2,5Vcc (tergantiung tipe IC-nya).

Yang membedakan satu memori dengan memori yang lainnya adalah: jumlah wadah/tempat penyimpanan yang tersedia dan daya tampung data pada suatu wadah/tempat penyimpanan tersebut.

Banyaknya wadah pada suatu memori dapat dihitung dengan melihat jumlah kombinasi biner pin-pin address inputnya. Misalnya suatu IC memori mempunyai 9 pin address input (A0 s/d A8) maka jumlah kombinasi biner dari pin-pin tersebut adalah 512, berarti memori tersebut mempunya 512 wadah didalamnya. Selanjutnya dapat dihitung dengan rumus 2n dimana n adalah jumlah pin address input.

Daya tampung data untuk setiap wadah dapat dihitung dengan menghitung jumlah pin data input/output-nya. Misalnya suatu IC memori mempunyai 8 pin data maka daya tampung data setiap wadahnya adalah 8 bit data.
Sehingga kapasitas/daya-tampung total dari memori tersebut dapat dihitung dari jumlah wadah yang tersedia dikalikan dengan daya tampung per-wadah-nya yang dapat dituliskan dengan rumus: (2n address input) X (data input/output).


Kapasitas 1024 bit data dapat dituliskan sebagai 1Kb data, kapasitas 2048 data dapat dituliskan sebagai 2 Kb data (Kb=kilo bit). Seterusnya dapat dilihat pada keterangan sebagai berikut:

1024 = 1K
2048 = 2K
4096 = 4K
8192 = 8K
16.384 = 16K
32.768 = 32K
65.536 = 64K
131.072 = 128K
262.144 = 256K
524.288 = 512K
1.048.576 = 1M (= 220)
230 = 1G

Data dalam satu wadah disebut juga sebagai satu byte data (umumnya 8 bit). Jadi seumpama disini 1 byte yang dimaksud adalah 8 bit maka 1KB (kilo byte) tidak sama dengan 1Kb (kilo bit).

Namun 1KB sama dengan 8Kb. Perhatikan baik-baik hal ini karena sering mengacaukan kita pada saat membaca spesifikasi memori pada buku data.

IC RAM yang sering dipakai dalam sistem minimum adalah tipe 62XXX.
Dimana XXX adalah nilai kapasitas memori dalam kilo bit terdiri dari 2 digit atau 3 digit

Sedangkan IC EPROM yang sering dipakai dalam sistem minimum adalah tipe 27XXX.
Dimana XXX adalah nilai kapasitas memori dalam kilo bit terdiri dari 2 digit atau 3 digit
◄ Newer Post Older Post ►