Sabtu, 31 Januari 2009

Tuner




Blok diagram dan titik pengukuran.
Pada umumnya cara kerja pesawat televisi adalah sama ,perbedaanya hanya ada di sistem control dan penambahan fasilitas.

Tuner
Tuner berfungsi untuk memilih frekwensi dan merubah signal antena ke signal IF.
-Sistem kontrol analog, untuk memilih band VHL (VL), VHF(VH) dan UHF(VU) dengan tegangan (0v / 9v), untuk memilih frekwensi (VT), tegangan 0-33v.
-Sistem kontrol digital, untuk memilih band dan frekwensi di proses di dalam tuner (di tandai dengan adanya kristal di dalam tuner), input berupa clock dan data ,VT 33v
-B(+), Tegangan tuner 5v/9v/12v. Tergantung type.
-AGC, dengan otomatis mengecilkan signal kuat dan membesarkan signal lemah.
-IF, signal keluaran tuner yang selanjutnya akan di proses di penguat IF.
Efek yang timbul apabila ada gangguan pada titik :
VL --> tv hanya bisa menerima band uhf dan vhf.
VH --> tv hanya bisa menerima band vhl dan uhf.
UHF --> tv hanya bisa menerima band vhl dan vhf.
B+ --> tv hanya timbul noise lembut.
VT --> tv tidak menerima siaran, noise terang.
Tegangan 33v (vt) tidak stabil -->Frekwensi bergeser setelah beberapa menit.
AGC --> tegangan terlalu kecil gambar bersemut,tegangan terlalu besar gambar berbayang .(normalnya waktu ada signal kuat tegangan turun, waktu signal lemah tegangan naik).
Clock & data --> semua sistem akan terganggu karena clock dan data berhubungan dengan blok lain.
Penguat IF next
◄ Newer Post Older Post ►